Rabu, 02 April 2014

Frovil Desa Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang Provensi Papua

ProfilDesa Nongme,Kecamatan Nongme,Kabupaten Pegunungan Bintang, Provensi Papua.



A.        PENDAHULUAN
Profil Desa Nongme, hanyalah sebuah desa kecil di 12 km utara kota, Kabupaten Pegunungan Bintang Provensi Papua. Terletak di sebelah Timur lembah kali Kirime Ketengban, sebuah sungai terbesar di  Pegunungan Bintang, yang membelah Oksibil menjadi dua daerah dengan kebudayaan sedikit berbeda satu dengan lainnya, yang sering orang katakan sebagai daerah ketengban dan kali kirime. Sebagai desa Nongme, tidak ada yang istimewa dan mungkin nyaris sama seperti desa-desa lain yang jauh dari kota. Untuk lebih mengenal tentang provil desa Nongme dan Kecamatan Nongme ini, kami membagi artikel tentang Tentang Provil desa NongmeKecamatan Nongme  dari beberapa aspek, dan karena tulisan ini bersifat rintisan, maka sangat terbuka bagi teman-teman untuk menambahkan  Tugas provil desa ini. Tentu harus didukung bukti sahih dan data yang bisa dipertanggungjawabkan.







Tanaman Buah Merah Di Desa Nongme, Kecamatan Nongme Kabupaten pegunungan bintang,Provensi Papua.
Gambar : Sari Buah Merah Asli Dari Desa Nongme
Kabupaten,Pegunungan Bintang Provensi Papua.

 





1.Gamabar diatas ini sari minyak buah merah masih sedang buah belum di masak setelah di masak,masyarakat desa nongme  saat musim panen mereka petik dan bawah tempat pabrik untuk memproduksikan menjadi asli.





2.Desa Nongme,Kecamatan  Nongme Kabupaten ,Pegunungan Bintang Provensi Papua Tempatnya di kecamatan nongme, erah masih sedang masih buah gambar yang ada di atas ini, beberapa hari lagi masyarakat nongme mereka akan di petik dan akan memproduksikan di dalam tempat pabrik setelah buah merah itu akan juaal ke provensi untuk kebutuhan masyarakat pegunungan bintang papua.

 





3.Masyarakat desa Nongme Kabupaten, Pegunungan Bintang Provensi Papua mereka  petik dari tenpat perkebunan sari minyak buah merah dari tempat tanaman kebun minyak  buah merah masyarakat Nongme akan petik dan bawah tempat pabrik akan di produksikan dan akan menjadi asli dan mereka akan kasih isikan di botol, atau di dalam jeriken untuk aslinya. Dan juga dari hasil  minyak buah merah ,masyarakat pegunungan bintang mereka akan jual ke provensi papua untuk kebutuhaan dalam kehidupan masyarakat Nongme,lebih khususnya Kab,Pegunungan Bintang Provensi Papua Sari buah merah adalah pembuatan khas asli papua,untuk menjadi obat pada saat sakit harus minum sari minyak buah merah,begitu minum langsung akan disembuhkan.

 







4.Masyarakat desa Nongme Kab,Pengunungan Bintang seorang petani dia selalu memproduksi minyak buah merah untuk kebutuhan dalam keluarga maupun kepentingan umum dalam masyarakat nongme pegunugan bintang provensi papua.





5.Sari minyak buah merah masyarakat sedang  masak pakai pansi  sedang pakai kayu bakar untuk memproduksikan aslinya dan dari situ akan di tabiskan  masukaan dalam botol, atau jeriken  yang di asli.Dan masyarakat akan jual orang-orang yang pembeli di kota Seperti:
*      Jayapura Provensi Papua
*      Provensi Papua
*      Jayawijaya Wamena
*      Manukwari Papua Barat
*      Jakarta
*      Bandung
*      Makaasar
Yang pembeli akan memproduksikan lagi menjadi obat. Dengan membaiknya metabolisme sangat membantu hati meregenerasi sel-sel hati yang rusak akibat hepatitis (hepatitis alkoholik).
Berdasarkan penjelasan diatas, diduga sari buah merah dapat mengobati kerusakan sel hati akibat konsumsi alkohol. Hal ini masih harus dilakukan yang kompherensif agar hasilnya dapat diaplikasikan ke masyarakat luas.
 





6.Gamabar diatas ini,masyarakat desa Nongme Kabupaten Pegunugan Bintang Provensi Papua,masyarakat  mereka sudah tabis dan mereka  begitu masukan di  dalam gelas dan dari situ akan masukan di botol dan akan menjadi  obat,kami analisis Artikel ini teman-teman bisa baca dan kita bisa bertangunggjawab bersama. Untuk Tentang Sari Minyak Buah Merah ini.
 






7. Gambaran 3 botol diatas ini Masyarakat Desa Nongme, mereka sudah memproduksikan dan disi dalam botol untuk jual  di tempat orang yan pembeli.Masyarakat selalu  memanfatkan asli usha minyak buah merah untuk dalam berkeluarga maupun kepentingan umum yang menghasilkan dari asli papua untuk konsumsi obat.

B.  BEMBAHASAN
Kelurahan desa dalam sejarah:
Sejarah  frovil Desa  Nongme,Kecamatan Nongme dapat dibaca Kelurahan desa  dari aspek Sosial, Budaya dan Politik:Sebagai daerah pedesaan, desa Nongme adalah desa yang aman, tentram, damai. Masyarakat hidup berdampingan dengan masih sangat tinggi memegang nilai-nilai dan norma sosial yang dianutnya. Hubungan kemasyarakatan yang masih sangat kuat di desa nongme,kecamatan nongme menjadikan seluruh masyarakat saling mengenal satu-sama lain walaupun jumlahnya mencapai 1500 Kepala Keluarga dengan luas wilayah 951 Ha.Hampir 98% penduduknya bekerja sebagai petani, dengan 90% dari itu adalah petani marginal karena keterbatasan lahan yang dimiliki.
Dengan luas 951 Ha, hanya sekitar 150 Ha yang berupa lahan persawahan. Sebagian beririgasi teknis sebagian lagi adalah sawah tadah hujan. Walaupun ada irigasi
teknis, siklus tanaman praktis seperti:
*         tanaman singkong
*         keladi,dan ubih
*         Jagong
*         Bawang Puti dan bawang merah 
*         Pohon Sagu
Gambarnya Foto.                 



1.Gambaran diatas ini pohon sagu khas  budaya  asli dari papua  lebih khususnya desa Nongme Kec:Nongme Kab,Pegunungan Bintang Provensi Papua.Masyarakat Desa Nongme  mereka menghasilkan Pohon sagu. Pohon sagu diatas ini masih masyarat masih sedang pelihara.

 






2.Gamabar: di Tenga ini sudah jadi papeda di masak dan taru tempat baskom untuk  Jualan tempat pasar dan juga ada yang langsung buat makan masyarakat desa Nongme Pegunungan Bintang Provensi Papua.Masyarakat Desa Nongme jualan ini buat anak-anak yang sekolah di luar Nongme dan di luar papua maka masyarakat selalu di usaha anak yang sekolah,Unutuk di biyayai
Masyarakat desa Nongme setiap hari mereka berjualan dengan buah mera dan  keladi,bawang mera,bawang puti,dan Pohon sagu dan yang lain jualan ke provensi dan kabupaten.  Desa Nongme meraka  jualan ke kota harus pakai  pesawat ke  provensi dan kabupaten,untuk jalan lewat tranfortasi tidak bisa itu sangat yau dari desa ke kota .
Banyak yang Tadah hujan karena ketika kemarau air  juga biasa selalu di jalan tidak perna di kering. Pada saat musim kemarau sebagian besar menanam palawija seperti kacang-kacangan dan tembakau. Selebihnya dari yang berprofesi sebagai petani adalah PNS/Wirausaha/dan Pensiunan. Saat ini tercatat ada 20 orang masih menjadi PNS aktif, 10 orang. Walaupun penduduk desa nongme 100% beragama Kristen protestan dan agama katolik, semua daerah merupakan warga yang kebanyakan agama kristen dan katolik sangat taat, bahkan hampir 10% di desa kelurahan desa nongme. Toh begitu tidak pernah ada gejolak apapun di sana karena semua saling menghormati dan saling menjaga perasaan masing-masing. Dalam hal pendidikan, 90% anak usia sekolah telah menamatkan pendidikan dasar 9 tahun/setingkat SLTP, apalagi didukung dengan fasilitas pendidikan yang memadai untuk pendidikan dasar. Di Desa nongme ada 1 buah TK, 1 buah SD Negeri, 1 buah Swasta dan 1 buah SMP Negeri. Keterbatasan lembaga pendidikan setingkat SLTP di nongme teratasi karena adanya Swasta di desa tetangga, yaitu 1 di desa meryang  kec. Weime dan 1 buah  di desa  merpasik kecamatan weime yang jaraknya lumayan dekat.
Untuk pendidikan menengah atas, hampir 50% lulusan SMP meneruskan pendidikan setingkat SLTA di kota pegunugan bintang dan ada yang lanjudkan SMP/SMA di provensi papua dan hanya sekitar 10% dari lulusan SLTA (sekolah lulusan tingkat atas)yang meneruskan ke perguruan tinggi di kota-kota yang ada di papua dan papua barat dan ada yang lanjudkan ke pulau jawa. Tetapi kondisi sekarang yang segalanya serba mahal sangat menjadi kendala bagi warga di desa nongme untuk menyekolahkan anaknya apalagi sampai ke perguruan tinggi. Sebagai contoh, untuk biaya transportasi umum, anak sekolah dipungut 2.500 sekali jalan atau Rp. 5.000 PP. Jika ditambah dengan biaya trasnport tambahan dan uang jajan/saku maka setiap hari harus mengeluarkan minimal Rp. 10.000,- per orang.


Dalam hal kebudayaan, sebagaimana disebutkan di atas, sebagai desa di wilayah kali krime (Timur sungai  kirime), maka kebudayaan masyarakatnya sangat dipengaruhi budaya dari daerah yang lain. Tetapi sekarang, kendala regenerasi dan faktor minat masyarakat menjadikan beberapa group seni  waut mot dan limne. Tercatat, sekarang hanya ada sekitar 5 group  di nongme yang masih eksis, dan semuanya beranggotakan laki-laki.Disamping kesenian,desa nongme mempunyai budaya khas pada bagian kehidupan masyarakatnyaSedangkan  sebagian besar masyarakat di Nongme bagian timur dan daerah pegunungan seperti di Kecamatan Weime. Dua budaya ini juga menciptakan hal-hal yang khas antara lain:
1   Tradisi limne (Wautmot), tradisi budaya papua Yospan,dan Badan, tidak dilakukan oleh masyarakat.
2.  Bentuk  yang berbeda-beda masyarakat.
3. Karena kuatnya budaya Kristen,bangunan Gedung lebih banyak berada di daerah nongme. Bahkan dari  7 Gereja yang digunakan untuk mendegarkan firman Tuhan setiap hari minggu.
4. Perbedaan hari pelaksanaan hari besar  bulan desember. Daerahmelaksanakan  Hari desember Kelahiran Tuhan Yesus Kristus.







C.      RUMUSAN MASALAH
Desa Nongme dalam aspek Demografi dan Geografi:
Tujuan Masalah adalah: Desa Nongme mempunyai luas wilayah 951 Ha atau 9.510 Km2 dan merupakan desa terluas di kecamatan Nongme. Karena luasnya, desa kelurahan berbatasan dengan banyak desa-desa tetangga. Tercatat ada 9 desa yang berbatasan langsung dengan desa nongme. Disebelah utara, batani berbatasan dengan Desa Bime dan  (Kecamatan Borme), batas sebelah timur adalah Desa Pamek Kecamatan Bime, Desa Bime, Seling dan (Kecamatan Wime), batas selatan Desa Borme Kecamatan Borme, dan batas barat adalah Desa Baladam dan desa belpasik (Kecamatan Borme).  Desa Nongme terdiri dari dataran timur di sekitar lembah  kirime dan sebagian lagi bergunung-gunung. Nongme juga mempunyai banyak sungai. Tercatat ada 5 sungai yang langsung bermuara di Kali kirime dan banyak sungai-sungai kecil sebagai cabangnya. Dataran tertinggi di Nongme adalah gunung (puncak pegunungan)  yang berbatasan dengan desa Yokom. Nongme juga mempunyai hutan yang menjadi penguasaan Perum Perhutani. Selain hutan Perhutani, Nongme juga menyimpan potensi besar dari hasil pertanian dan perkebunan seperti hasil singkong, dan tanaman kaladi pisang warna yang berdeda.
Desa Nongme adalah desa paling kaya seperti pameda disebut dengan sagu budaya Nongme Lebih khususnya di papua, dan juga seperti buah mera dan lain sebagainya. Setiap pagi selain hari pasaran Senin dan Kamis, hasil-hasil perkebunan tersebut dijual ke Kecamatan Nongme. Desa Nongme Kec nongmamatan juga mempunyai potensi buah yang lumayan besar.



 Daerah yang ada di Nongme sebalah timur (dusun  perkebunan). Sebagian petani kacang tanah  bahkan menjadi pemasar ratusan Kacang tanah  keluar daerah dan mereka menjual di kota provensi di papua yang sudah hasilnya.  Kualitas indukan menjadi daya tarik bagi pembeli untuk langsung mencari bibit  ke petani di Nongme.Nongme juga menjadi titik simpul jalan dan  angkutan umum. Satu Pesawat penerbangan dari jayapura pegunungan bintang dari situ angkutan peungungan bintang ada yang langsung jual ke provensi,yang jual di provensi adalah seperti kacang tanah,dan buah mera semuanya penjualan di provensi di papua. tujuan ke kabupaten pegunungan bintang   berada pada jalan utama menuju tepat ke ibukota kecamatan Borme melewati desa Omban dan Bulpasik, itu mereka pake pesawat yang kecil untuk jualan ke kecamatan, jalan darat belum ada mereka memakai pake pesawat ke kecamatan,dan Kabupaten.
 









Gambar Pesawat Ama Ini tujuan lajani masyarakat desa Nongme Ke Kab,Pegunungan Bintang Untuk mengantar penumpang dari kecamtan ke Kab, ada yang juga dari Keck e Provensi 1. Hai 3x Pelaik Tujuan Kab, Kota  untuk melajani masyarakat pegunungan bintang Provensi Papua.
Untuk menuju ke Borme atau ke Kabupaten Pegunungan bintang tidak perlu memutar jika melalui Nongme.  Nongme adalah jalur utama jalan mereka memakai pesawat antara Kecamatan,dan Kabupaten  jalan semuanya melalui pesawat.Pada tahun 2007, jumlah penduduk Nongme adalah 4.32 jiwa. Jumlah itu belum termasuk yang sudah menetap di luar daerah karena mempunyai pekerjaan tetap di luar Nongme. Sebagian besar dari penduduk yang menetap adalah usia non produktif, sedangkan usia produktif sebagian besar didominasi oleh usia sekolah dan pasca sekolah karena belum bekerja atau dalam rangka mencari kerja. Demikian sekilas profil desa Nongme. Walaupun masih sangat sederhana mudah-mudahan dapat memberi gambaran umum mengenai Desa Kelurahan Nongme dan jika tertarik lebih lanjut tentang potensi Nongme.
 TUJUAN
Adapun tujuan dari buat artikel ini yaitu:
Mengetahui potensi sari buah merah terhadap   tradisonal asli papua Setiap hari masyaraka biasa memanfaatka asil dari minyak buah merah. Kehidupan yang ada di desa nongme pegunungan bintang Provensi Papua.








1.Gambaran Umum
Secara geografis Desa Rubol  terletak pada posisi 7°21'-7°31' Lintang Selatan dan 110°10'-111°40' Bujur Timur. Topografi ketinggian Desa ini adalah berupa daratan tinggi yaitu sekitar 700. m di atas permukaan air sungai. Berdasarkan data BPS Kabupaten Pegunungan Bintang pada  tahun 2010, selama tahun 2010 curah hujan di Desa  Rubol rata-rata mencapai 300 mm. Curah hujan terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga mencapai 45,4 mm yang merupakan curah hujan tertinggi selama kurun waktu 2002-2010.
Secara administratif, Desa Rubol terletak di wilayah Kecamatan Nongme  Kabupaten Pegunungan Bintang dengan posisi dibatasi oleh wilayah Desa-desa tetangga. Di sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Batani, desa Batani Pegunungan bintang Di sebelah Barat berbatasan dengan Desa Borme Kecamatan balaldam Di sisi Selatan berbatasan dengan desa balaldam Kecamatan Borme Kota Pegunungan Bintang, sedangkan di sisi timur berbatasan dengan desa Nongme Kecamatan Nongme Kota Oksibil,Kabupaten pegunungan Bintang Provensi Papua.Jarak tempuh Desa Nongme ke Ibukota Kecamatan adalah 2 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 21 menit. Sedangkan jarak tempuh ke Ibukota Kabupaten adalah 35 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 1,5 jam.

2. Letak Geografi
    Terletak di wilayah Kecamatan Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang.memiliki potensi yang cukup strategis dengan luas wilayah 499 Ha yang terbagi menjadi 3 Dusun, yakni :Dusun Senya, Dusun molonye, dan Dusun Nongme.
Batas-batas wilayah    Desa Nongme  yang secara struktural merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari sistem perwilayahan Kecamatan Borme, secara geografis Desa  Nongme terletak antara kota Oksibil,Kabupaten Pegunungan Bintang dan Kota. Topografi ketinggian des Nongme  berada pada daratan tinggi sekitar 540 meter diatas permukaan sungai.Berdasarkan BPS Kabupaten Pegunungan Bintang Kota Oksibil tahun 2010,selama tahun 2010 curah hujan di desa Nongme  rata-rata mencapai 3000 mm.hujan terbanyak pada bulan Nopember, dan Desember hingga mencapai 55mm yang merupakan curah hujan tertinggi selama kurun waktu 2002s/d 2010 .Secara administratif Desa Nongme sebagai berikut :
Utara      : Kelurahan Omtamur Kecamata. Nongme Kota Oksibil
Timur     : Kelurahan Rubol Kecamatan. Nongme Kota Oksibil
Selatan   : Kelurahan Yokom Kecamatan. Nongme Kota Oksibil
Barat      : Desa Borme dan Desa Omban Kecamatan Borme Kabupaten Oksibil
Jarak tempuh dengan Ibu kota Kecamatan 35 km yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 20 menit. Sedangkan jarak tempuh dengan ibukota Kabupaten adalah 35 km yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 75 menit.











3. Kondisi dan Ciri Geografi Wilayah





Lapter Desa Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang Papua
 Luas wilayah desa Nongme 399   ha. Luas lahan yang ada terbagi kedalam beberapa peruntukan, yang dapat dikelompokan  seperti pemukiman, pertanian, perindustrian, fasilitas umum, kegiatan ekonomi dan lain-lain. Luas tanah tegalan 141 ha dan pemakaman umum 5 ha sedangkan untuk kegiatan ekonomi 0,7 ha dan untuk perkantoran ,sekolahan dan lapangan serta jalan sekitar 9 ha.
     Wilayah desa  Nongme  secara umum mempunyai ciri geologis berupa lahan tanah sawah yang sangat cocok dengan pertanian. Secara kesuburan tanah dapat dipetakan sebagai berikut: tanah sangat subur 83 ha, tanah subur 30 ha dan tanah sedang 141 ha. Hal ini memungkinkan tanaman kacang tanah untuk dapat panen dengan 8 ton/ha. Tanaman jenis juga cocok ditanam di desa Nongme.    Berdasarkan data yang masuk tanaman  Kacang tanah seperti kacang tanah, kacang panjang, pisang, ubi singkong,dan ada sebagian tanaman  keladi dan buah-buahan yang mampu menjadi sumber pendapatan  ( income ) yang cukup dapat diandalkan penduduk desa di sektor pertanian, begitu juga tanaman sayuran seperti cabe merah, brungkul, jagung manis, tomat dan lainya sangat memberikan harapan bagi masyarakat petani didesa.
 Dengan kondisi alam yang demikian telah menghantarkan sektor pertanian secara umum mampu menjadi penyumbang Produk Domestik Desa  (PDDB) terbesar desa . Karena posisi desa Nongme terletak diantara dua kota maka banyak lahan pertanian yang sudah beralih fungsi yang secara umum akan berdampak pada sektor pertan

4. Demografi/Kependudukan
Berdasarkan data Administrasi Pemerintahan Desa tahun 2010, jumlah penduduk Desa Nongme adalah  9122 jiwa, dengan rincian 4642 laki-laki dan 4480 perempuan. Jumlah penduduk demikian ini tergabung dalam 2161 KK. Sedangkan kepadatan
penduduk mencapai 681 per km2. Agar dapat mendeskripsikan dengan lebih lengkap tentang informasi keadaan kependudukan di desa Nongme  maka perlu diidentifikasi jumlah penduduk dengan menitikberatkan pada klasifikasi usia. Untuk memperoleh informasi ini maka perlulah dibuat tabel sebagai berikut:

Tabel 4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
5.     Pendidikan
No
Usia
Jumlah
Prosentase
1
0-12
121  orang
1,3 %
2
1-5
624  orang
6,8 %
3
0-7
1003  orang
10,9 %
4
7-18
1518  orang
16,6 %
5
18-56
4841  orang
53 %
6
> 56
2247  orang
24,6 %
   Jumlah Total
9122 orang
100 %





Eksistensi pendidikanadalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan memacu  tingkat kecakapan masyarakat yang pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan kerja baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah dalam mengatasi pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Pendidikan biasanya akan dapat mempertajam sistematika berpikir atau pola pikir individu, selain mudah menerima informasi yang lebih maju dan tidak gagap teknologi.
Di bawah ini adalah tabel yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Nongme,Kecamatan Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang,Provensi Papua.
Tabel  5
Tamatan Sekolah Masyarakat
No
Tingkatan Pendidikan
Laki-laki
Perempuan
1
Usia 3-6 tahun yang belum masuk TK
  2 orang
1 orang
2
Usia 3-6 tahun yang sedang TK/Playgroup
      191 orang
 18 orang
3
Usia 7-18 tahun yang tidak sedang sekolah
  761orang
751 orang
4
Usia 18-56 thn pernah SD tapi tidak tamat
10  10  orang
6 orang
5
Tamat SD/sederajat
26   68  orang
671 orang
6
Jumlah usia 18-56 tahun tidak tamat SMP
23   23 orang
       531 orang
7
Jumlah usia 18-56 tahun tidak tamat SLTA
 23  23  orang
        197orang
8
Tamat SMP/sederajat
26   26 orang
2 orang
9
Tamat SMA/sederajat
29  29  orang
     2  orang
10
Tamat D-1
 1    1 orang
O
11
Tamat D-2
 1    1 orang
O
12
Tamat D-3
  o    
O
13
Tamat S-1
  3  orang
 1  orang
14
Tamat S-2
1 orang
 O
15
Tamat S-3
     o
O
16
Tamat SLB C (tuna grahita/mental)
1 orang
 -
17
Tamat SLB G (tuna ganda)
1 orang
-












    Tabel 5
    Tamatan Sekolah Masyarakat
Rentetan data kualitatif di atas menunjukan bahwa mayoritas penduduk Desa Nongme hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP). Dalam hal kesediaan sumber daya manusia (SDM) yang memadahi dan mumpuni, keadaan ini merupakan tantangan tersendiri. Sebab ilmu pengetahuan setara dengan kekuasaan yang akan berimplikasi pada penciptaan kebaikan kehidupan.
Rendahnya kualitas pendidikan di Desa Nongme, tidak terlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan yang ada, di samping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat. Sarana pendidikan di Desa Nongme baru tersedia di level pendidikan dasar 9 tahun (SD dan SMP), sementara akses ke pendidikan menengah ke atas berada di tempat lain yang relatif jauh.












Mata Pencaharian Tabel 6
Macam-macam Pekerjaan dan Jumlahnya
No      Jenis      Pekerjaan        Laki-laki
        Perempuan
1   Petani                               207 orang
169   Rang
2 Buruh tani                        102 orang
57       Orang
3 Pegawai Negeri Sipil        3   orang
     O
4 Pedagang                          71    orang
    83  orang
5 Peternak                            140  orang
    27  orang
6 Dokter Swasta                   2     orang
         O   
7 Pembantu Rumah Tangga  2 orang
         27    orang
8 TNI                                                  O
          O
9 POLRI                                             O
          O
    10  Pensiunan PNS/dan TNI/ POLRI  4   orang
          3     orang
    11 Pengusaha  kecil dan menegah      7     orang
          3     orang
    12 Jasa pengobatan alternative           1     orang
          O
13 Dosen swasta                               1
          O
     14 Karyawan perusahaan swasta      2    orang
          1     orang
15 Mengolah pohon                          2    orang
          1     orang























7.Jumlah Penduduk berdasarkan agama
Penduduk DesaNongme terdiri atas berbagai agama, diantaranya  Katolik,Kristen.Berikut ini adalah tabel jumlah penduduk berdasarkan pemeluk agama.
Tabel  7
Nama-Agama dan Pemeluknya

No
Nama Agama
Jumlah
Prosentase
1
Kristen
      328  orang

2
Katolik
245  Orang















D.PENUTUP

8.   Aspek-Aspek Sosial Buday.
Gambar diatas ini budaya masyarakat desa Nongme Selalu memakai pakai isti adat dan budaya menjemput seperti hari kedatangan pemerintah dari kota,ke desa nongme masyarakat mereka jemput memakai paki budaya asli pegunungan bintan seperti jupi,pana,koteka,hari-hari desember,penjemputan kepaa camat,kepala daerah kunjungan kerja di desa ini masyarakat nongme mereka selalu biasa memakai pakai budaya yang ada di 7 kepala desa yang selalu dangsa untuk menjemput daerah datang ke desa nongme kec Nongme Pegunungan Bintang Provensi Papua
Kondisi sosial budaya masyarakat semakin maju hal ini ditunjukan  jumlah kemiskinan  yang semakin  mengecil,  meskipun  tiga dusun yang berada dibawah wilayah  Nongme ada perbedaan situasi dan kondisi perekonomian.



Wilayah dusun Palur 1 yang padat penduduknya, baik penduduk yang tinggal menetap maupun penduduk pendatang dari luar karena kuliah ataupun kerja di suatu lembaga di kota ataupun di Kabupaten Oksibil,Pegunungan Bintang, sehingga banyak rumah tinggal dirubah menjadi rumah Kios, usaha  yang di buka seperti kios,dan tokoh,   dan Penjualan sajur-sajuran di tempat umum Pemerintah sudah disiapkan untuk masyarakat Nongme.Nongme  merupakan pusat Pemerintahan Desa Nongme, di sini dibangun Kantor Desa, Puskesmas, Pasar Desa.  Dusun Nongme berdekatan dengan dusun Nongme, imbas kemajuan perekonomian dusun Molonye  akan juga mewarnai perekonomian dusun Nongme. Perumahan yang semakin padat dan banyak pengembang yang membangun perumahan  di dusun Nongme,  Dibangunnya jembatan penghubung antara kecamatan  dan desa Nongme di wilayah dusun Senya  merupakan jalur jalan padat karja masuk kota Oksibil. Arus Berjalan kaki sampai dikota Oksibil,berdekatan  perbatasan papua nuginea semakin dekat.
Dusun Nongme berada paling selatan wilayah  Omtamur, dari segi perekonomian masih sedikit tertinggal dari dua dusun di atas ( Nongme dan molonye ). Masyarakatnyasebagaian masih bekerja dalam petani, sebagian pegawai negeri dan pedagang. Wilayahnya sangat luas, seiring dengan masih utan rimbah perkembangan masyarakat banyak juga pengembang membangun perumahan di dusun Molonye. Aset transportasi carus memakai jalan kaki kecamatan antara desa Nongme.
Pada umumnya Desa Nongme masyarakatnya sangat menjunjung budaya leluhur, gemar bergotongroyong, adat dan tradisi masih dipertahankan, di samping itu masyarakatDesa Nongme yang cenderung memiliki sifat ekspresif, agamis dan terbuka dapat dimanfaatkan sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.Dengan model keterbukaan dan kerja sama yang baik antara lembaga-lembaga desa, tokoh masyarakat desa dan memak-simalkan kinerja Pemerintah Desa, serta peran aktif BPD dalam merencanakan, mengendalikan, memonetoring pelaksanaan pem-bangunan masyarakat desa Sekame, factor-faktor yang menyebabkan masalah kemiskinan, ketenaga kerjaan dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pembangunan desa  saat ini dapat di minimalisir.




.      DAFTAR PUSTAKA
Ardiansyah Hery. 2009. Buah Merah, Khasiat dan Manfaat Sebagai Obat Penakluk Penyakit Maut. Diakses dari http://heryardyansyah.tripod.com/buah_merah.htm (tanggal akses 12 Agustus 2010).
Azhar Nur Tauhid. 2008. Dasar-Dasar Biologi Molekuler: Menelusuri Jejak Hayati dari Asam Nukleat ke Protein dan Keajaiban Bioteknologi. Bandung: Widya Padjadjaran.
Bateson Malcolm. 1996. Batu Empedu dan Penyakit Hati. Jakarta: Arcan
Gips C.H. dan Wilson J.H.P. 1989. Diagnosis dan Terapi Penyakit Hati dan Empedu. Jakarta: Hipokrates.
Budi I Made. 2004. Bukti Khasiat Sari Buah Merah. Diakses dari http://www.deherba.com/bukti-ilmiah-buah-merah.html.

Tugas Membuat Profil Desa  Nongme Kecamatan Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang Provensi Papua
Tema”SUMBER DAYA  ALAM (SDA)
Mata Kuliah : Manajemen Sumberdaya Pembangunan


 











NAMA KELOMPOK:
1.         SERIUS KULKA   (12510031)
2.         PEUS URWAN       (12510032)
3.         ISAY MEKU (12510029)
      JURUSAN ILMU SOSIATRI
        SEKOLAH TINGGI
PEMBANGUNAN  MASYARAKAT DESA STPMD“APMD”
                                           YOGYAKARTA
                                                   2014