ProfilDesa Nongme,Kecamatan
Nongme,Kabupaten Pegunungan Bintang, Provensi Papua.
A.
PENDAHULUAN
Profil Desa Nongme,
hanyalah sebuah desa kecil di 12 km utara kota, Kabupaten Pegunungan Bintang
Provensi Papua. Terletak di sebelah Timur lembah kali Kirime Ketengban, sebuah
sungai terbesar di Pegunungan Bintang,
yang membelah Oksibil menjadi dua daerah dengan kebudayaan sedikit berbeda satu
dengan lainnya, yang sering orang katakan sebagai daerah ketengban dan kali
kirime. Sebagai desa Nongme, tidak ada yang istimewa dan mungkin nyaris sama
seperti desa-desa lain yang jauh dari kota. Untuk lebih mengenal tentang provil
desa Nongme dan Kecamatan Nongme ini, kami membagi artikel tentang Tentang
Provil desa NongmeKecamatan Nongme dari
beberapa aspek, dan karena tulisan ini bersifat rintisan, maka sangat terbuka
bagi teman-teman untuk menambahkan Tugas
provil desa ini. Tentu harus didukung bukti sahih dan data yang bisa
dipertanggungjawabkan.
Tanaman Buah Merah Di Desa Nongme, Kecamatan Nongme
Kabupaten pegunungan bintang,Provensi Papua.
Gambar : Sari Buah Merah Asli
Dari Desa Nongme
Kabupaten,Pegunungan Bintang
Provensi Papua.
1.Gamabar diatas ini
sari minyak buah merah masih sedang buah belum di masak setelah di
masak,masyarakat desa nongme saat musim
panen mereka petik dan bawah tempat pabrik untuk memproduksikan menjadi asli.
2.Desa Nongme,Kecamatan Nongme Kabupaten ,Pegunungan Bintang Provensi
Papua Tempatnya di kecamatan nongme, erah masih sedang masih buah gambar yang
ada di atas ini, beberapa hari lagi masyarakat nongme mereka akan di petik dan
akan memproduksikan di dalam tempat pabrik setelah buah merah itu akan juaal ke
provensi untuk kebutuhan masyarakat pegunungan bintang papua.
3.Masyarakat desa Nongme
Kabupaten, Pegunungan Bintang Provensi Papua mereka petik dari tenpat perkebunan sari minyak buah
merah dari tempat tanaman kebun minyak
buah merah masyarakat Nongme akan petik dan bawah tempat pabrik akan di
produksikan dan akan menjadi asli dan mereka akan kasih isikan di botol, atau
di dalam jeriken untuk aslinya. Dan juga dari hasil minyak buah merah ,masyarakat pegunungan
bintang mereka akan jual ke provensi papua untuk kebutuhaan dalam kehidupan
masyarakat Nongme,lebih khususnya Kab,Pegunungan Bintang Provensi Papua Sari
buah merah adalah pembuatan khas asli papua,untuk menjadi obat pada saat sakit
harus minum sari minyak buah merah,begitu minum langsung akan disembuhkan.
4.Masyarakat desa Nongme Kab,Pengunungan Bintang seorang
petani dia selalu memproduksi minyak buah merah untuk kebutuhan dalam keluarga
maupun kepentingan umum dalam masyarakat nongme pegunugan bintang provensi
papua.
5.Sari minyak buah merah
masyarakat sedang masak pakai pansi sedang pakai kayu bakar untuk memproduksikan
aslinya dan dari situ akan di tabiskan
masukaan dalam botol, atau jeriken
yang di asli.Dan masyarakat akan jual orang-orang yang pembeli di kota
Seperti:
Yang
pembeli akan memproduksikan lagi menjadi obat. Dengan membaiknya metabolisme
sangat membantu hati meregenerasi sel-sel hati yang rusak akibat hepatitis
(hepatitis alkoholik).
Berdasarkan
penjelasan diatas, diduga sari buah merah dapat mengobati kerusakan sel hati
akibat konsumsi alkohol. Hal ini masih harus dilakukan yang kompherensif agar
hasilnya dapat diaplikasikan ke masyarakat luas.
![]() |
6.Gamabar
diatas ini,masyarakat
desa Nongme Kabupaten Pegunugan Bintang Provensi Papua,masyarakat mereka sudah tabis dan mereka begitu masukan di dalam gelas dan dari situ akan masukan di
botol dan akan menjadi obat,kami
analisis Artikel ini teman-teman bisa baca dan kita bisa bertangunggjawab
bersama. Untuk Tentang Sari Minyak Buah Merah ini.
![]() |
7.
Gambaran 3 botol diatas ini Masyarakat Desa Nongme, mereka sudah memproduksikan
dan disi dalam botol untuk jual di
tempat orang yan pembeli.Masyarakat selalu
memanfatkan asli usha minyak buah merah untuk dalam berkeluarga maupun
kepentingan umum yang menghasilkan dari asli papua untuk konsumsi obat.
B.
BEMBAHASAN
Kelurahan desa dalam sejarah:
Sejarah frovil Desa
Nongme,Kecamatan Nongme dapat dibaca Kelurahan desa dari aspek Sosial, Budaya dan Politik:Sebagai daerah pedesaan, desa Nongme adalah desa yang aman,
tentram, damai. Masyarakat hidup berdampingan dengan masih sangat tinggi
memegang nilai-nilai dan norma sosial yang dianutnya. Hubungan kemasyarakatan
yang masih sangat kuat di desa nongme,kecamatan nongme menjadikan seluruh
masyarakat saling mengenal satu-sama lain walaupun jumlahnya mencapai 1500
Kepala Keluarga dengan luas wilayah 951 Ha.Hampir 98% penduduknya bekerja
sebagai petani, dengan 90% dari itu adalah petani marginal karena keterbatasan
lahan yang dimiliki.
Dengan
luas 951 Ha, hanya sekitar 150 Ha yang berupa lahan persawahan. Sebagian
beririgasi teknis sebagian lagi adalah sawah tadah hujan. Walaupun ada irigasi
teknis,
siklus tanaman praktis seperti:

Bawang Puti dan bawang merah
Gambarnya Foto.
1.Gambaran diatas ini
pohon sagu khas budaya asli dari papua lebih khususnya desa Nongme Kec:Nongme
Kab,Pegunungan Bintang Provensi Papua.Masyarakat Desa Nongme mereka menghasilkan Pohon sagu. Pohon sagu
diatas ini masih masyarat masih sedang pelihara.
![]() |
2.Gamabar: di Tenga
ini sudah jadi papeda di masak dan taru tempat baskom untuk Jualan tempat pasar dan juga ada yang
langsung buat makan masyarakat desa Nongme Pegunungan Bintang Provensi
Papua.Masyarakat Desa Nongme jualan ini buat anak-anak yang sekolah di luar
Nongme dan di luar papua maka masyarakat selalu di usaha anak yang
sekolah,Unutuk di biyayai
Masyarakat
desa Nongme setiap hari mereka berjualan dengan buah mera dan keladi,bawang mera,bawang puti,dan Pohon sagu
dan yang lain jualan ke provensi dan kabupaten.
Desa Nongme meraka jualan ke kota
harus pakai pesawat ke provensi dan kabupaten,untuk jalan lewat
tranfortasi tidak bisa itu sangat yau dari desa ke kota .
Banyak yang Tadah
hujan karena ketika kemarau air juga
biasa selalu di jalan tidak perna di kering. Pada saat musim kemarau sebagian
besar menanam palawija seperti kacang-kacangan dan tembakau. Selebihnya dari
yang berprofesi sebagai petani adalah PNS/Wirausaha/dan Pensiunan. Saat ini
tercatat ada 20 orang masih menjadi PNS aktif, 10 orang. Walaupun penduduk desa
nongme 100% beragama Kristen protestan dan agama katolik, semua daerah
merupakan warga yang kebanyakan agama kristen dan katolik sangat taat, bahkan
hampir 10% di desa kelurahan desa nongme. Toh begitu tidak pernah ada gejolak
apapun di sana karena semua saling menghormati dan saling menjaga perasaan
masing-masing. Dalam hal pendidikan, 90% anak usia sekolah telah menamatkan
pendidikan dasar 9 tahun/setingkat SLTP, apalagi didukung dengan fasilitas
pendidikan yang memadai untuk pendidikan dasar. Di Desa nongme ada 1 buah TK, 1
buah SD Negeri, 1 buah Swasta dan 1 buah SMP Negeri. Keterbatasan lembaga
pendidikan setingkat SLTP di nongme teratasi karena adanya Swasta di desa
tetangga, yaitu 1 di desa meryang kec.
Weime dan 1 buah di desa merpasik kecamatan weime yang jaraknya
lumayan dekat.
Untuk pendidikan
menengah atas, hampir 50% lulusan SMP meneruskan pendidikan setingkat SLTA di
kota pegunugan bintang dan ada yang lanjudkan SMP/SMA di provensi papua dan
hanya sekitar 10% dari lulusan SLTA (sekolah lulusan tingkat atas)yang
meneruskan ke perguruan tinggi di kota-kota yang ada di papua dan papua barat
dan ada yang lanjudkan ke pulau jawa. Tetapi kondisi sekarang yang segalanya
serba mahal sangat menjadi kendala bagi warga di desa nongme untuk
menyekolahkan anaknya apalagi sampai ke perguruan tinggi. Sebagai contoh, untuk
biaya transportasi umum, anak sekolah dipungut 2.500 sekali jalan atau Rp.
5.000 PP. Jika ditambah dengan biaya trasnport tambahan dan uang jajan/saku
maka setiap hari harus mengeluarkan minimal Rp. 10.000,- per orang.
Dalam hal kebudayaan,
sebagaimana disebutkan di atas, sebagai desa di wilayah kali krime (Timur
sungai kirime), maka kebudayaan
masyarakatnya sangat dipengaruhi budaya dari daerah yang lain. Tetapi sekarang,
kendala regenerasi dan faktor minat masyarakat menjadikan beberapa group seni waut mot dan limne. Tercatat, sekarang hanya
ada sekitar 5 group di nongme yang masih
eksis, dan semuanya beranggotakan laki-laki.Disamping kesenian,desa nongme
mempunyai budaya khas pada bagian kehidupan masyarakatnyaSedangkan sebagian besar masyarakat di Nongme bagian
timur dan daerah pegunungan seperti di Kecamatan Weime. Dua budaya ini juga
menciptakan hal-hal yang khas antara lain:
1 Tradisi limne (Wautmot), tradisi budaya
papua Yospan,dan Badan, tidak dilakukan oleh masyarakat.
2. Bentuk
yang berbeda-beda masyarakat.
3. Karena kuatnya
budaya Kristen,bangunan Gedung lebih banyak berada di daerah nongme. Bahkan
dari 7 Gereja yang digunakan untuk
mendegarkan firman Tuhan setiap hari minggu.
4. Perbedaan hari
pelaksanaan hari besar bulan desember.
Daerahmelaksanakan Hari desember
Kelahiran Tuhan Yesus Kristus.
C.
RUMUSAN MASALAH
Desa Nongme dalam aspek Demografi dan Geografi:
Tujuan
Masalah adalah: Desa Nongme mempunyai luas wilayah 951 Ha atau 9.510 Km2 dan
merupakan desa terluas di kecamatan Nongme. Karena luasnya, desa kelurahan
berbatasan dengan banyak desa-desa tetangga. Tercatat ada 9 desa yang
berbatasan langsung dengan desa nongme. Disebelah utara, batani berbatasan
dengan Desa Bime dan (Kecamatan Borme),
batas sebelah timur adalah Desa Pamek Kecamatan Bime, Desa Bime, Seling dan
(Kecamatan Wime), batas selatan Desa Borme Kecamatan Borme, dan batas barat
adalah Desa Baladam dan desa belpasik (Kecamatan Borme). Desa Nongme terdiri dari dataran timur di
sekitar lembah kirime dan sebagian lagi
bergunung-gunung. Nongme juga mempunyai banyak sungai. Tercatat ada 5 sungai
yang langsung bermuara di Kali kirime dan banyak sungai-sungai kecil sebagai
cabangnya. Dataran tertinggi di Nongme adalah gunung (puncak pegunungan) yang berbatasan dengan desa Yokom. Nongme
juga mempunyai hutan yang menjadi penguasaan Perum Perhutani. Selain hutan Perhutani,
Nongme juga menyimpan potensi besar dari hasil pertanian dan perkebunan seperti
hasil singkong, dan tanaman kaladi pisang warna yang berdeda.
Desa
Nongme adalah desa paling kaya seperti pameda disebut dengan sagu budaya Nongme
Lebih khususnya di papua, dan juga seperti buah mera dan lain sebagainya.
Setiap pagi selain hari pasaran Senin dan Kamis, hasil-hasil perkebunan
tersebut dijual ke Kecamatan Nongme. Desa Nongme Kec nongmamatan juga mempunyai
potensi buah yang lumayan besar.
Daerah yang ada di Nongme sebalah timur
(dusun perkebunan). Sebagian petani
kacang tanah bahkan menjadi pemasar
ratusan Kacang tanah keluar daerah dan
mereka menjual di kota provensi di papua yang sudah hasilnya. Kualitas indukan menjadi daya tarik bagi
pembeli untuk langsung mencari bibit ke
petani di Nongme.Nongme juga menjadi titik simpul jalan dan angkutan umum. Satu Pesawat penerbangan dari
jayapura pegunungan bintang dari situ angkutan peungungan bintang ada yang
langsung jual ke provensi,yang jual di provensi adalah seperti kacang tanah,dan
buah mera semuanya penjualan di provensi di papua. tujuan ke kabupaten
pegunungan bintang berada pada jalan
utama menuju tepat ke ibukota kecamatan Borme melewati desa Omban dan Bulpasik,
itu mereka pake pesawat yang kecil untuk jualan ke kecamatan, jalan darat belum
ada mereka memakai pake pesawat ke kecamatan,dan Kabupaten.
Gambar
Pesawat Ama Ini tujuan lajani masyarakat desa Nongme Ke Kab,Pegunungan Bintang
Untuk mengantar penumpang dari kecamtan ke Kab, ada yang juga dari Keck e
Provensi 1. Hai 3x Pelaik Tujuan Kab, Kota
untuk melajani masyarakat pegunungan bintang Provensi Papua.
Untuk
menuju ke Borme atau ke Kabupaten Pegunungan bintang tidak perlu memutar jika
melalui Nongme. Nongme adalah jalur
utama jalan mereka memakai pesawat antara Kecamatan,dan Kabupaten jalan semuanya melalui pesawat.Pada tahun
2007, jumlah penduduk Nongme adalah 4.32 jiwa. Jumlah itu belum termasuk yang
sudah menetap di luar daerah karena mempunyai pekerjaan tetap di luar Nongme.
Sebagian besar dari penduduk yang menetap adalah usia non produktif, sedangkan
usia produktif sebagian besar didominasi oleh usia sekolah dan pasca sekolah
karena belum bekerja atau dalam rangka mencari kerja. Demikian sekilas profil
desa Nongme. Walaupun masih sangat sederhana mudah-mudahan dapat memberi
gambaran umum mengenai Desa Kelurahan Nongme dan jika tertarik lebih lanjut
tentang potensi Nongme.
TUJUAN
Adapun
tujuan dari buat artikel ini yaitu:
Mengetahui
potensi sari buah merah terhadap
tradisonal asli papua Setiap hari masyaraka biasa memanfaatka asil dari
minyak buah merah. Kehidupan yang ada di desa nongme pegunungan bintang
Provensi Papua.
1.Gambaran Umum
Secara
geografis Desa Rubol terletak pada posisi 7°21'-7°31' Lintang Selatan dan
110°10'-111°40' Bujur Timur. Topografi ketinggian Desa ini adalah berupa
daratan tinggi yaitu sekitar 700. m di atas permukaan air sungai. Berdasarkan
data BPS Kabupaten Pegunungan Bintang pada
tahun 2010, selama tahun 2010 curah hujan di Desa Rubol rata-rata mencapai 300 mm. Curah hujan
terbanyak terjadi pada bulan Desember hingga mencapai 45,4 mm yang merupakan
curah hujan tertinggi selama kurun waktu 2002-2010.
Secara
administratif, Desa Rubol terletak di wilayah Kecamatan Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang dengan posisi
dibatasi oleh wilayah Desa-desa tetangga. Di sebelah Utara berbatasan dengan
Kecamatan Batani, desa Batani Pegunungan bintang Di sebelah Barat berbatasan
dengan Desa Borme Kecamatan balaldam Di sisi Selatan berbatasan dengan desa
balaldam Kecamatan Borme Kota Pegunungan Bintang, sedangkan di sisi timur
berbatasan dengan desa Nongme Kecamatan Nongme Kota Oksibil,Kabupaten
pegunungan Bintang Provensi Papua.Jarak tempuh Desa Nongme ke Ibukota Kecamatan
adalah 2 km, yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 21 menit. Sedangkan jarak
tempuh ke Ibukota Kabupaten adalah 35 km, yang dapat ditempuh dengan waktu
sekitar 1,5 jam.
2. Letak Geografi
Terletak di wilayah Kecamatan Nongme
Kabupaten Pegunungan Bintang.memiliki potensi yang cukup strategis dengan luas
wilayah 499 Ha yang terbagi menjadi 3 Dusun, yakni :Dusun Senya, Dusun molonye,
dan Dusun Nongme.
Batas-batas
wilayah Desa Nongme yang secara
struktural merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari sistem
perwilayahan Kecamatan Borme, secara geografis Desa Nongme terletak antara kota Oksibil,Kabupaten
Pegunungan Bintang dan Kota. Topografi ketinggian des Nongme berada pada daratan tinggi sekitar 540 meter
diatas permukaan sungai.Berdasarkan BPS Kabupaten Pegunungan Bintang Kota
Oksibil tahun 2010,selama tahun 2010 curah hujan di desa Nongme rata-rata mencapai 3000 mm.hujan terbanyak
pada bulan Nopember, dan Desember hingga mencapai 55mm yang merupakan curah
hujan tertinggi selama kurun waktu 2002s/d 2010 .Secara administratif Desa
Nongme sebagai berikut :
Utara : Kelurahan Omtamur Kecamata. Nongme Kota
Oksibil
Timur : Kelurahan Rubol Kecamatan. Nongme Kota
Oksibil
Selatan : Kelurahan Yokom Kecamatan. Nongme Kota
Oksibil
Barat : Desa Borme dan Desa Omban Kecamatan
Borme Kabupaten Oksibil
Jarak
tempuh dengan Ibu kota Kecamatan 35 km yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar
20 menit. Sedangkan jarak tempuh dengan ibukota Kabupaten adalah 35 km yang
dapat ditempuh dengan waktu sekitar 75 menit.

3.
Kondisi dan Ciri Geografi Wilayah
Lapter Desa Nongme Kabupaten
Pegunungan Bintang Papua
Luas wilayah desa Nongme 399 ha.
Luas lahan yang ada terbagi kedalam beberapa peruntukan, yang dapat
dikelompokan seperti pemukiman, pertanian, perindustrian, fasilitas umum,
kegiatan ekonomi dan lain-lain. Luas tanah tegalan 141 ha dan pemakaman umum 5
ha sedangkan untuk kegiatan ekonomi 0,7 ha dan untuk perkantoran ,sekolahan dan
lapangan serta jalan sekitar 9 ha.
Wilayah desa Nongme
secara umum mempunyai ciri geologis berupa lahan tanah sawah yang sangat
cocok dengan pertanian. Secara kesuburan tanah dapat dipetakan sebagai berikut:
tanah sangat subur 83 ha, tanah subur 30 ha dan tanah sedang 141 ha. Hal ini
memungkinkan tanaman kacang tanah untuk dapat panen dengan 8 ton/ha. Tanaman
jenis juga cocok ditanam di desa Nongme.
Berdasarkan data yang masuk tanaman
Kacang tanah seperti kacang tanah, kacang panjang, pisang, ubi
singkong,dan ada sebagian tanaman keladi
dan buah-buahan yang mampu menjadi sumber pendapatan ( income ) yang
cukup dapat diandalkan penduduk desa di sektor pertanian, begitu juga tanaman
sayuran seperti cabe merah, brungkul, jagung manis, tomat dan lainya sangat memberikan
harapan bagi masyarakat petani didesa.
Dengan kondisi alam yang demikian telah
menghantarkan sektor pertanian secara umum mampu menjadi penyumbang Produk
Domestik Desa (PDDB) terbesar desa .
Karena posisi desa Nongme terletak diantara dua kota maka banyak lahan
pertanian yang sudah beralih fungsi yang secara umum akan berdampak pada sektor
pertan
4. Demografi/Kependudukan
Berdasarkan
data Administrasi Pemerintahan Desa tahun 2010, jumlah penduduk Desa Nongme
adalah 9122 jiwa, dengan rincian 4642
laki-laki dan 4480 perempuan. Jumlah penduduk demikian ini tergabung dalam 2161
KK. Sedangkan kepadatan
penduduk
mencapai 681 per km2. Agar dapat mendeskripsikan dengan lebih lengkap tentang
informasi keadaan kependudukan di desa Nongme
maka perlu diidentifikasi jumlah penduduk dengan menitikberatkan pada
klasifikasi usia. Untuk memperoleh informasi ini maka perlulah dibuat tabel
sebagai berikut:
Tabel 4
Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia
5.
Pendidikan
|
No
|
Usia
|
Jumlah
|
Prosentase
|
|
1
|
0-12
|
121 orang
|
1,3 %
|
|
2
|
1-5
|
624 orang
|
6,8 %
|
|
3
|
0-7
|
1003 orang
|
10,9 %
|
|
4
|
7-18
|
1518 orang
|
16,6 %
|
|
5
|
18-56
|
4841 orang
|
53 %
|
|
6
|
> 56
|
2247 orang
|
24,6 %
|
|
Jumlah Total
|
9122
orang
|
100 %
|
|
Eksistensi
pendidikanadalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan
masyarakat pada umumnya dan tingkat perekonomian pada khususnya. Dengan tingkat
pendidikan yang tinggi maka akan memacu tingkat kecakapan masyarakat yang
pada gilirannya akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan dan lapangan
kerja baru. Dengan sendirinya akan membantu program pemerintah dalam mengatasi
pengangguran dan mengentaskan kemiskinan. Pendidikan biasanya akan dapat
mempertajam sistematika berpikir atau pola pikir individu, selain mudah
menerima informasi yang lebih maju dan tidak gagap teknologi.
Di
bawah ini adalah tabel yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa
Nongme,Kecamatan Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang,Provensi Papua.
Tabel 5
Tamatan Sekolah Masyarakat
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tabel 5
Tamatan Sekolah Masyarakat
Rentetan data kualitatif di atas menunjukan bahwa mayoritas
penduduk Desa Nongme hanya mampu menyelesaikan sekolah di jenjang pendidikan
wajib belajar sembilan tahun (SD dan SMP). Dalam hal kesediaan sumber daya
manusia (SDM) yang memadahi dan mumpuni, keadaan ini merupakan tantangan
tersendiri. Sebab ilmu pengetahuan setara dengan kekuasaan yang akan
berimplikasi pada penciptaan kebaikan kehidupan.
Rendahnya kualitas pendidikan di
Desa Nongme, tidak terlepas dari terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan
yang ada, di samping tentu masalah ekonomi dan pandangan hidup masyarakat.
Sarana pendidikan di Desa Nongme baru tersedia di level pendidikan dasar 9
tahun (SD dan SMP), sementara akses ke pendidikan menengah ke atas berada di
tempat lain yang relatif jauh.
Mata Pencaharian Tabel 6
Macam-macam Pekerjaan dan
Jumlahnya
|
No Jenis Pekerjaan Laki-laki
|
Perempuan
|
|
1 Petani 207 orang
|
169
Rang
|
|
2 Buruh tani 102 orang
|
57
Orang
|
|
3 Pegawai Negeri
Sipil 3 orang
|
O
|
|
4 Pedagang 71 orang
|
83
orang
|
|
5 Peternak 140 orang
|
27
orang
|
|
6 Dokter
Swasta 2 orang
|
O
|
|
7 Pembantu Rumah Tangga
2 orang
|
27
orang
|
|
8 TNI
O
|
O
|
|
9 POLRI
O
|
O
|
|
10
Pensiunan PNS/dan TNI/ POLRI
4 orang
|
3 orang
|
|
11 Pengusaha kecil dan menegah 7
orang
|
3 orang
|
|
12 Jasa pengobatan alternative 1 orang
|
O
|
|
13 Dosen swasta 1
|
O
|
|
14 Karyawan perusahaan swasta 2
orang
|
1 orang
|
|
15 Mengolah pohon 2 orang
|
1 orang
|
7.Jumlah Penduduk berdasarkan
agama
Penduduk
DesaNongme terdiri atas berbagai agama, diantaranya Katolik,Kristen.Berikut ini adalah tabel
jumlah penduduk berdasarkan pemeluk agama.
Tabel 7
Nama-Agama dan Pemeluknya
|
No
|
Nama
Agama
|
Jumlah
|
Prosentase
|
|
1
|
Kristen
|
328 orang
|
|
|
2
|
Katolik
|
245 Orang
|
|
D.PENUTUP
8. Aspek-Aspek
Sosial Buday.


Gambar
diatas ini budaya masyarakat desa Nongme Selalu memakai pakai isti adat dan
budaya menjemput seperti hari kedatangan pemerintah dari kota,ke desa nongme
masyarakat mereka jemput memakai paki budaya asli pegunungan bintan seperti
jupi,pana,koteka,hari-hari desember,penjemputan kepaa camat,kepala daerah
kunjungan kerja di desa ini masyarakat nongme mereka selalu biasa memakai pakai
budaya yang ada di 7 kepala desa yang selalu dangsa untuk menjemput daerah
datang ke desa nongme kec Nongme Pegunungan Bintang Provensi Papua
Kondisi sosial budaya masyarakat
semakin maju hal ini ditunjukan jumlah kemiskinan yang
semakin mengecil, meskipun tiga dusun yang berada dibawah
wilayah Nongme ada perbedaan situasi dan
kondisi perekonomian.
Wilayah dusun Palur 1 yang padat
penduduknya, baik penduduk yang tinggal menetap maupun penduduk pendatang dari
luar karena kuliah ataupun kerja di suatu lembaga di kota ataupun di Kabupaten
Oksibil,Pegunungan Bintang, sehingga banyak rumah tinggal dirubah menjadi rumah
Kios, usaha yang di buka seperti
kios,dan tokoh, dan Penjualan
sajur-sajuran di tempat umum Pemerintah sudah disiapkan untuk masyarakat
Nongme.Nongme merupakan pusat
Pemerintahan Desa Nongme, di sini dibangun Kantor Desa, Puskesmas, Pasar
Desa. Dusun Nongme berdekatan dengan dusun Nongme, imbas kemajuan
perekonomian dusun Molonye akan juga
mewarnai perekonomian dusun Nongme. Perumahan yang semakin padat dan banyak
pengembang yang membangun perumahan di dusun Nongme, Dibangunnya
jembatan penghubung antara kecamatan dan
desa Nongme di wilayah dusun Senya
merupakan jalur jalan padat karja masuk kota Oksibil. Arus Berjalan kaki
sampai dikota Oksibil,berdekatan
perbatasan papua nuginea semakin dekat.
Dusun Nongme berada paling
selatan wilayah Omtamur, dari segi
perekonomian masih sedikit tertinggal dari dua dusun di atas ( Nongme dan
molonye ). Masyarakatnyasebagaian masih bekerja dalam petani, sebagian pegawai
negeri dan pedagang. Wilayahnya sangat luas, seiring dengan masih utan rimbah
perkembangan masyarakat banyak juga pengembang membangun perumahan di dusun
Molonye. Aset transportasi carus memakai jalan kaki kecamatan antara desa
Nongme.
Pada umumnya Desa Nongme
masyarakatnya sangat menjunjung budaya leluhur, gemar bergotongroyong, adat dan
tradisi masih dipertahankan, di samping itu masyarakatDesa Nongme yang
cenderung memiliki sifat ekspresif, agamis dan terbuka dapat dimanfaatkan
sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan
dan pelaksanaan pembangunan.Dengan model keterbukaan dan kerja sama yang baik
antara lembaga-lembaga desa, tokoh masyarakat desa dan memak-simalkan kinerja
Pemerintah Desa, serta peran aktif BPD dalam merencanakan, mengendalikan,
memonetoring pelaksanaan pem-bangunan masyarakat desa Sekame, factor-faktor
yang menyebabkan masalah kemiskinan, ketenaga kerjaan dan kurangnya pemahaman
masyarakat terhadap pembangunan desa saat ini dapat di minimalisir.
.
DAFTAR PUSTAKA
Ardiansyah
Hery. 2009. Buah Merah, Khasiat dan Manfaat Sebagai Obat Penakluk Penyakit
Maut. Diakses dari http://heryardyansyah.tripod.com/buah_merah.htm
(tanggal akses
12 Agustus 2010).
Azhar Nur Tauhid. 2008. Dasar-Dasar
Biologi Molekuler: Menelusuri Jejak Hayati dari Asam Nukleat ke Protein dan
Keajaiban Bioteknologi. Bandung: Widya Padjadjaran.
Bateson Malcolm. 1996. Batu
Empedu dan Penyakit Hati. Jakarta: Arcan
Gips C.H. dan Wilson
J.H.P. 1989. Diagnosis dan Terapi Penyakit Hati dan Empedu. Jakarta:
Hipokrates.
Budi
I Made. 2004. Bukti Khasiat Sari Buah Merah. Diakses dari http://www.deherba.com/bukti-ilmiah-buah-merah.html.
Tugas
Membuat Profil Desa Nongme Kecamatan
Nongme Kabupaten Pegunungan Bintang Provensi Papua
Tema”SUMBER DAYA ALAM
(SDA)
Mata Kuliah : Manajemen Sumberdaya Pembangunan
NAMA KELOMPOK:
1.
SERIUS
KULKA (12510031)
2.
PEUS
URWAN (12510032)
3.
ISAY
MEKU (12510029)
JURUSAN
ILMU SOSIATRI
SEKOLAH
TINGGI
PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA STPMD“APMD”
YOGYAKARTA
2014



Tidak ada komentar:
Posting Komentar